Home
About
Total: 30

Latest upload

Loading...
  • READ
    Majalah Al Azhar Edisi 324 - MENGUBAH BUDAYA POPULARITAS DENGAN INTELEKTUALITAS MENUJU 100 TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA

    Saat ini, Gita secara konsisten menunjukkan perhatiannya terhadap dunia pendidikan di tanah air. Selain melalui Endgame, Gita antara lain School of Government and Public Policy Indonesia (SGPP Indonesia) dan mendirikan Ancora Foundation, yayasan yang fokus pada pendidikan. Perhatiannya terhadap dunia pendidikan, membawanya saat ini sebagai Ketua Dewan Penyantun Universitas Al Azhar Indonesia, sebuah amanah untuk ikut berkontribusi aktif dan konstruktif dalam dunia pendidikan. Baginya pendidikan adalah jalan utama menuju masa depan bangsa yang gemilang. Ayah tiga anak ini pun meyakini bahwa SDM Indonesia adalah SDM yang unggul dan mampu bersaing dalam kompetisi global asalkan memiliki semangat belajar yang terbuka (open minded). Hal ini yang juga akan menjadi kunci menyongsong momentum 100 tahun Indonesia Merdeka pada tahun 2045.

  • READ
    Majalah Al Azhar Edisi 323 - KURIKULUM MERDEKA PULIHKAN PENDIDIKAN INDONESIA, BENARKAH?

    Perubahan kurikulum merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan di Indonesia. Perubahan kurikulum di Indonesia biasanya terjadi setiap lima sampai sepuluh tahun. Pada tahun 2022 ini, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan kebijakan tentang Kurikulum Merdeka kepada satuan pendidikan. Dilansir dari halaman Kurikulum Merdeka Kemendikbud, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.

  • READ
    Majalah Al Azhar Edisi 322 - Prof. Suparji, Pantaskah di Al Azhar ?

    Keluarga Besar YPI Al Azhar patut berbangga hati. Mengapa? Dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) telah lahir Guru Besar Ilmu Hukum berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nomor 25774/MPK.A/KP.05.01/2022.Dialah Prof. Dr. Suparji, SH.,MH., yang telah berhasil dalam pencapaian gelar akademik sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia. Selain kelahiran Sang Guru Besar, hal yang patut Al Azhar berbangga adalah sikap dan kepribadian Sang Guru Besar yang tetap rendah hati dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam. Itulah maka hal pertama yang dilakukan Suparji ketika mendapatkan anugerah Guru Besar Ilmu Hukum tiada lain kecuali bersyukur kepada Allah, doa yang mendalam untuk kedua orang tua, serta doa yang tulus untuk yang telah memberikan dukungan sehingga dapat mencapai gelar akademik tersebut.

  • Media silaturahmi, komunikasi dan informasi Keluarga Besar YPI Al Azhar. Dicetak dan diterbitkan satu kali setiap dua bulan sebanyak 10.000 eksemplar. Distribusi mencakup Komunitas Donatur dan Sahabat LAZ Al Azhar, Mitra Bisnis, Yayasan kerja sama YPI Al Azhar, Orang Tua Murid dan lingkungan Sekolah Islam Al Azhar di seluruh Indonesia